Ada malaikat maut yang
mengintainya
Dua titik hitam melihat tajam
relung jiwanya
Napas yang terengah-engah
Menambah perkara kematian kian
dekat
Disempatkannya ia menyampaikan
amanat
“kuburanku akan selesai besok
pagi,
Kuburkan aku di samping Nyai.”
Suara gagak nun jauh terdengar
samar-samar
Mencekam waktu yang terus
berputar
Dari bilik kamar, jaga-menjaga
intai-mengintai.
Semua orang akan modar
Hari demi hari menunggu
giliran
Ketika tiba saatnya
Penuh aroma kembang mawar.
0 komentar:
Posting Komentar