Senin, 11 November 2019

Ribang

Solo, Pembaca, Tua, Taman, Lama Duduk Di Taman, Hutan
Pertanyaan yang selalu aku ajukan
hanya kepada kamu kalimat itu keluar
mungkin mencintaimu hari ini terasa sulit
tapi kau merasakan apa yang aku rasakan


Oh, apakah kau masih suka pergi?
pertanyaan yang retorika,
mengunjungi tempat yang hanya kita berdua tau
mengulangi hal itu, seperti menemukan keajaiban dunia.


Aku bertahan di sini, di tempat kosong.
Tempat yang kau sebut Phenomenal Place
Aku lelah di tempat ini, kau tiada
Inikah tempat yang kita sukai dulu?


Aku butuh tiang untuk bersandar dan itu kamu
Di tempat ini aku suka melamun, berandai-andai
jika punya waktu semenit mengapa kita tidak pergi saja
mengunjungi tempat yang kita anggap indah ini.

Kamis, 07 November 2019

Kacau


Hari-hari seperti ditemani kehampaan. Mengerjakan hal-hal yang rumit tanpa adanya dasar teori. Evaluasi juga tidak memiliki daya. Penuh tekanan seperti hujan yang datang setiap hari di musim penghujan. Kekalutan selalu.

Bertahan dan terus bertahan. Mencoba sampai mana kekuatan fisik dan mental ini diuji. Aku pikir sampai saat ini aku masih bisa bertahan. Akankah aku akan bertahan. Ketika di segala sisi telah rapuh. Tulang-tulang sudah menopang melebihi kapasitanya. Otak mentok memikirkan hal-hal di luar batas.

Mengigau banyak sekali tubuhku ini. Berat. Semoga masih bisa bertahan. Adanya selingan, adanya bius sedikit membantu. Entahlah sepertinya aku semakin mengigau tak sadarkan diri. Moga tak sampai habis frustasi.