Minggu, 29 Maret 2020

Bangkit

by: Sukma Aji

Pada akhirnya aku lebih memilih melakukan
hal yang aku sukai daripada menghabiskan
seumur hidup penuh penasaran dan ketakutan.
--
Sebab aku hanya punya waktu satu kali
dalam seumur hidupku untuk mencoba segala
yang aku bisa dan yang aku mau.
--
Namun apa jadi jika kita tidak melakukan itu
akankah kita dibelenggu ketidakpuasan, kecewa, dan
frustrasi. Pilihlah jalan hidupmu.
--
Jangan sampai berakhir sebelum usai.

Jumat, 27 Maret 2020

Bagaimana Kabarmu?



Saat-saat seperti ini menanyakan kabar bukanlah basa-basi lagi. Kita membutuhkan kabar setiap hari, tiap jam, bahkan tiap menit. Seperti halnya setiap nyawa yang kita kenal, selalu kita rindukan bagaimana keadaan ia sekarang? Akankah mereka di sana baik-baik saja. Adakah orang lain yang peduli dengan kondisinya saat seperti ini.

Rasa khawatir selalu menjadi bayangan kita di tempat terang. Tidak akan hilang jika sumber cahaya selalu ada. Bukankah sejatinya setiap makhluk akan mencari tempat terbaik, dan salah satunya berpidah dari tempat temaram menuju terang benderang. Tapi tidak kali ini. Mengerjakan hampir semua kegiatan di dalam rumah dan membatasi jarak fisik harus digalakan, di lakukan.

Sampai kapan situasi ini akan berakhir? Pertanyaan yang memerlukan jawaban penuh narasi dan kontroversi. Setiap kita menginginkan kehidupan kembali normal jauh sebelum pandemi ini merebak. Namun akankah menanyakan kabar kembali menjadi hal basa-basi? Aku pikir tidak, kabar baik sejak dahulu hingga kini dan nanti selalu menjadi kabar yang dinanti.


Kamis, 26 Maret 2020

Always

by: Sukma Aji
Selalu namamu yang menjadi rapalan doaku
Aku benci mengakuinya
tapi memang begini apa adanya.

Menginginkanmu di kondisi seperti ini adalah hal lumrah
tapi mengharapkanmu ada di sini juga tidak mungkin
Aku memilih mencintaimu dalam sepi, dalam sunyi.




Rabu, 25 Maret 2020

Move On

by: Sukma Aji
- Bila jodoh tak digenggam pun tak kan hilang.
- Jika memang ditakdirkan untukmu Tuhan tidak akan menjauhkanmu darinya.
- Bersedihlah secukupnya, mari dengarkan Pelukku untuk Pelikmu -Fiersa Besari.
- Semangat kamu pasti bisa.
😬ด

Jumat, 20 Maret 2020

Proposal

Contoh Proposal Usaha

Kamu siap mendengarkan apa yang mau aku kaatakan kepadamu malam ini? Aku di sini bukan untuk diriku sendiri. Melainkan untukmu dirimu juga. Aku sudah menunggu momen ini untuk waktu yang lama. Untuk mengatakannya aku mempertimbangkan banyak hal, juga siap atas semua konsekuensi. Namun berkali-kali ku tanya pada diriku sendiri sudah tepatkah pilihanku? dan berkali-kali pula jawabanku tetap sama, itu, kamu.