Selasa, 18 Agustus 2020

Nggak Tau, Males!


Pikiran sama hati lagi gak sejalan. Pengin marah juga udah males. Mau nulis cerita aja sih, kalau nggak dibaca ya gak masalah mau dibaca sampai akhir ya silakan.

Yang penting udah aku tuangin isi kepala ke sini.

Oke, here we go.  Hari ini aku lagi keluar ngurus sesuatu yang kaitannya sama duit dan antre (baca: bank). Asli, lihat nomor antrean masih harus nunggu sekitar lima puluhan orang tuh udah hilang mood duluan.

E-tapi ya gimana, udah niat hari ini mau keluar rumah juga. Udah dong, dari lima puluh antrean itu aku tungguin. Begitu mau masuk, lihat kondisi kerumunan malah nggak ada tempat duduk.

Dan sialnya, di ruang itu banyak temen lama yang nggak kenal-kenal amat lagi sama-sama ngantre juga. Pikirku “semoga pada nggak ngenalin”.

Di situ berdiri dah tuh nungguin sampai ada tempat duduk kosong – mantap, di pojokan ada kursi kosong, langsung samperin duduk, rumayan biatenku.

Beruntung pada pakai masker, selamat dah dari momen awkward kalau beneran sampai ngajakin ngobrol. Ada tuh, hampir dua jam baru nomor antreanku di panggil.

Kalau kamu tanya apa yang aku lakuin selama hampir dua jam nungguin giliran, sudah barang tentu: buka-tutup gawai. Apa aja dibukain sampai kehabisan konten. Bangsat.

--

Singkat cerita yang aslinya gak singkat-singkat amat, urusan mengantre selesai. Rasanya pengin cepet-cepet pulang aja, nggak mau mampir ke mana-mana, pengin istirahat!  

Sampai dah tuh di rumah. Iseng nyoba cek hape lagi. Ada keinginan mau ngehubungi seseorang, eh malah orangnya ngehubungi duluan.

Ya aku ajakin aja sekalian buat video call biar gak kejebak di chat berkepanjangan, karena udah niat tadi mau istirahat, dan dari sinilah “nggak tau, males!” itu terjadi.

Udah pada consent nih, kalau komunikasi lanjut di vc aja. Dengan catatan ‘setalah, sehabis, selesai’ makan. Itu catatan tidak ada postscript ya. Etdah taunya, hampir sejam juga nungguin ini kabar jadi-tidaknya vc. Udah di posisi antara berharap dan enggak.

Molor dah molor. Aku mikir, makan apa dia bisa selama itu, apa dia mukbang? Atau masak dulu? Atau mungkin, beli dulu?. Ya nggak GUE, nggak ada kabar geh!

Jadi kalau dipikir, kejadian hari ini udah kaya konten YouTube yang kemarin tranding (?) tahu? “2 JAM nggak ngapa-ngapain” wa de hel, udah resmi jadi fan dari chanel yt sobat miskin official!1!1! Hahasyu.

**

Wes lah, Nggak Tau, Males! Cuman mau nenangin pikiran dulu, masih capek. Hashtag: SedihAmat.

      

 

Minggu, 16 Agustus 2020

Kepada Pasanganku


Untuk pasanganku saat ini bahkan kelak, aku berjanji akan berusaha membuatmu sebagai orang paling bahagia dengan cara-caraku ini. Aku mengagumi fisikmu apapun keadaanya karena aku tahu bagaimana sakitnya dibicarakn orang saat menilai fisikku. Aku akan selalu berpikir kamu adalah pilihan terbaik yang pernah aku pilih dalam hidup dan tak akan pernah kusesali hingga waktuku habis nanti.

Memberikan sentuhan hangat ketika dunia membuat pilu di matamu. Bahkan akan kubuatkan minuman dan makanan kesukaanmu agar kamu tenang. Mendengarkan semua ceritamu karena cukup didengarkan saja orang akan merasa bahwa dirinya berharga. Sesekali aku menyemangatimu sambil menyeka air mata di pipimu. Jika perlu, kuberikan pelukan untuk meredam semua kesedihan itu.

Sebisa mungkin meluangkan waktu di setiap minggu di sela kesibukanku. Merasa tidak keberatan karena aku tahu berharganya suatu perjumpaan walau sebentar saja. Membawakanmu hadiah kecil, karena aku tahu bagaimana bahagianya ketika medapatkan hadiah dari orang yang kita cinta. Tak hanya itu, aku akan mengajakmu berjalan mengelilingi sudut kota di mana ada hal-hal yang perlu kamu lihat karena memang cantik bangunannya.

Aku akan mengatakan cemburu, kepada semua temanmu karena mereka lebih banyak mengabiskan waktu bersamamu. Tapi aku juga tidak posesif hingga harus mengekangmu. Aku tahu temanmu adalah orang-orang terdekat dalam berproses di kehidupanmu. Oleh sebab itu, aku akan menawarkan diri untuk melakukan hal-hal yang kamu suka dalam menghabiskan waktu bersama. Aku mencintaimu dengan semua hari yang tersisa dalam diriku.

Untuk pasanganku saat ini bahkan kelak, I promise you’ll get the best version of me.   


 

Jumat, 07 Agustus 2020

R U (still) Mine?

I’m so grateful

To have someone who cares

Only your hug could make me

Feel warm and safe in the lonely world.

 

I hold on tight to your hips

Feeling you love me

Here

Every time, I think of you.

 

I hug you tightly the same is from you

Together burning

For the perpetual foolish

For the disturbed kisses.

 

Tell me if you are for me

I want to guess

But please tell me

Are you (still) mine?

unsplash.com