Sebenarnya memutuskan untuk berkarier jauh dari keluarga bukan sesuatu keputusan yang menakutkan. Hanya saja jauh dari mereka harus siap dengan risiko yang ada. Utamanya kalau secara finansial tidak terlalu baik haha.
Ada beberapa hal menarik yang saya temui setelah memtuskan untuk berkelana keluar kota. Kali ini Yogyakarta adalah tempat di mana tiga bulan saya menghabiskan Senin sampai Jumat kadang Sabtu selalu di bilik kamar ukuran 3x3 setiap malamnya.
Kendati sedari pagi hingga sore setibanya disibukkan dengan urusan pekerjaan. Ternyata rasa sepi di malam hari tidak menampik bahwa saya membutuhkan teman untuk berinteraksi. Indekos yang saya tinggal juga tidak menunjukkan tanda-tanda saya akan akrab dengan peghuninya.
Akhirnya, setiap malam selalu saya habiskan untuk menatap layar gawai atau membaca buku jika niat hatinya. Bukan perkara mudah kadang. Jika biasanya di rumah malam hari selalu saya habiskan waktu berkumpul bersama teman-teman.
Terkadang jika berkenan, mereka juga meluangkan waktu untuk menghubungi saya. Tapi pada malam-malam selebihnya saya kembali ke rutinitas mengabdi bersama gawai saya. Kisah saya juga dialami banyak orang di luar sana, pasti.
Saya berharap orang-orang yang saya kenal yang juga berada di Kota Pelejar ini dapat ditemui. Setidaknya saya mengetahui kabar mereka selalu baik-baik saja dan berbincang kisah lama mungkin adalah opsi yang menarik untuk mengisi malam yang luang ini.
say that you'll be there. https://www.youtube.com/watch?v=kKWbcV5NXQc
0 komentar:
Posting Komentar