Menghempaskan masa-masa ketika
segalanya harus berhenti sejenak
Dalam hawa dinginnya sore,
saat-saat air mulai jatuh dari atas sana
Kau kenakan mantel berwarna
biru toska
Bersedia menerima dengan
lapang dada tetesan air yang kian deras
Mengiringi kepulanganmu
setelah tugas seharian yang kebanyakan diisi hawa panas
Sementara perayaan menyambut
musim semi, tepat bulan ini tanggal dua belas.
“Aku menyukai musim semi,
bukankah kamu sudah tahu?”
ucapmu.
ucapmu.
Ia berikan jawaban itu, sesaat
hanya ke padanyalah hatiku bertanya, mengapa?
Namun, bahkan bukan hanya
perayaan musim semi saja
Ada hasratku yang belum
terlaksana sebelum musim semi tiba

0 komentar:
Posting Komentar